Sunday, October 19, 2014

PENGUMUMAN SEMINAR KEPERAWATAN: PALLIATIVE CARE FOR PEOPLE WITH CANCER

FPPI FIK UI dalam Inufest 2014 mempersembahkan seminar
keperawatan:
Palliative Care for People with Cancer.
Minggu, 26 Oktober 2014 pukul 08.00-17.00 WIB di FMIPA UI, Depok.
Get sertifikat PPNI 2 SKP, seminar kit, lunch, dan snack.
Pendaftaran hingga 22 Oktober 2014.
HTM: Mahasiswa 100rb/ On the spot 110rb.
Perawat/ profesional 125rb/ On the spot 135rb.
Info: Wardah: 081298925680.

Friday, October 17, 2014

CARA PENULISAN SOP / PROTAP KEPERAWATAN



Cara Penulisan Standar 


Berikut ini  adalah langkah praktis merancang standar ;
  1. Apabila menulis satu standar mulailah dengan pernyataan standar.
  2. Identifikasi kriteria outcomes dalam bentuk pertanyaan, siap untuk dimonitor.
  3. Identifikasi proses yang dibutuhkan untuk mencapai outcomes (apa yang harus dikerjakan).
  4. Identifikasi struktur (apa yang dibutuhkan untuk melaksanakan proses untuk mencapai outcomes)
  5. Ringkaskan, identifikasi kriteria kunci sebagai kelompok profesional yang senantiasa bekerja sama, oleh karena itu kriteria proses tidak perlu dikembangkan dalam buku prosedur (Standart Operating Procedure/Prosedur Operasi Baku).
  6. Gunakanlah kata-kata yang dapat diukur, contoh; anda tidak dapat mengukur  ‘kemungkinan’, ‘mengerti’, ‘tepat’.  Anda perlu mengidentifikasi kata yang berarti dalam istilah pengukuran.
  7. Memastikan bahwa outcomes mengukur pernyataan standar.
  8. Keterlibatan tim multi disiplin dalam menyusun standar, sangat dperlukan.
  9. Monitoring standar harus merupakan bagian dari evaluasi asuhan pasen.
  10. Standar harus merefleksi kepada asuhan spesifik yang diperlukan pasen
  11. Standar harus menjadi bagian sistem yang mudah dicapai, kemudian diperbaiki dalam beberapa bulan untuk mengecek konsistensi pencapaian.
  12. Standar baru harus dipelihara untuk meningkatkan kinerja standar sebaiknya diletakkan dalam rak buku di ruangan.
  13. Walaupun dalam pelayanan kesehatan, hasil mungkin tidak selalu seperti apa yang diinginkan atau diharapkan, definisi standar struktur dan proses yang baik, terlihat sejauh mana ditingkatkan kemungkinan pencapaian outcomes atau hasil yang diharapkan.  Outcomes adalah hasil yang dicapai melalui penentuan dan melengkapi proses.  Outcomes ditulis untuk setiap prosedur, pedoman praktek dan rencana.

MANFAAT SOP / PROTAP KEPERAWATAN



 Manfaat Standar  :
  1. Standar menetapkan norma dan memberi kesempatan  anggota masyarakat  dan perorangan mengetahui bagaimanakah tingkat pelayanan yang diharapkan/ diinginkan. Karena standar tertulis sehingga dapat dipublikasikan/diketahui secara luas.
  2. Standar menunjukkan ketersediaan yang berkualitas dan berlaku sebagai tolok ukur untuk memonitor kualitas kinerja.
  3.  Standar berfokus pada inti  dan tugas penting yang harus ditunjukkan pada situasi aktual  dan sesuai dengan kondisi lokal.
  4. Standar meningkatkan efisiensi dan mengarahkan pada pemanfaatan sumber daya dengan lebih baik.
  5. Standar meningkatkan pemanfaatan staf dan motivasi staf.
  6. Standar dapat digunakan untuk menilai aspek praktis baik pada keadaan dasar maupun post-basic pelatihan dan pendidikan.

TINGKATAN DAN PENGGUNAAN STANDAR



Tingkatan Standar

Pada dasarnya ada dua tingkatan standar yaitu minimum dan  optimum. Standar minimum adalah sesuatu standar yang harus dipenuhi dan menyajikan suatu tingkat dasar yang harus diterima, disamping ada standar lain yang secara terarah dan berkesinambungan dapat dicapai. Ini merupakan keinginan atau disebut juga standar optimum.  Standar minimum harus dicapai seluruhnya tanpa ada pertanyaan. Standar optimum mewakili  keadaan yang diinginkan atau disebut juga tingkat terbaik, dimana ditentukan hal-hal yang harus dikerjakan dan  mungkin hanya dapat dicapai oleh mereka yang berdedikasi tinggi.

Penggunaan Standar

Dalam pelayanan kesehatan, standar digunakan dalam satu dari tiga proses evaluasi;  menilai diri sendiri, inspeksi, dan akreditasi.  Istilah penilaian diri sendiri menunjukkan penilaian satu kinerja diri sendiri. Proses ini, mungkin dirancang oleh individu tersebut atau komite dari luar, mengenai  evaluasi pemenuhan  standar. Apakah standar tersebut terpenuhi atau tidak. Hal ini dapat menjadi suatu pengalaman belajar yang sangat berharga, terutama apabila ada komitmen untuk menganalisa secara jujur mengenai kekuatan dan kelemahan kinerja. Standar adalah kesepakatan kinerja untuk mencapai luaran/hasil kerja tertentu.

KOMPONEN PROTAP KEPERAWATAN



Komponen – Komponen Standar

Beberapa komponen yang harus ada pada standar :
  1. Standar Struktur
Standar struktur adalah karakteristik organisasi dalam tatanan asuhan yang diberikan. Standar ini sama dengan standar masukan atau standar input yang meliputi;


*      Filosofi dan objektif
*      Organisasi dan administrasi
*      Kebijakan dan peraturan
*      Staffing dan pembinaan
*      Deskripsi pekerjaan (fungsi tugas dan tanggung jawab setiap posisi klinis)
*      Fasilitas dan peralatan

  1. Standar Proses
Standar proses adalah kegiatan dan interaksi  antara pemberi dan penerima asuhan. Standar ini berfokus pada kinerja dari petugas profesional di tatanan klinis, mencakup :
*      Fungsi tugas, tanggung jawab, dan akontabilitas
*      Manajemen kinerja klinis
*      Monitoring dan evaluasi kinerja klinis

  1. Standar Outcomes
Standar outcomes adalah hasil asuhan dalam kaitannya dengan status pasen. Standar ini berfokus pada asuhan pasen yang prima, meliputi :
*      Kepuasan pasen
*      Keamanan pasen
*      Kenyamanan pasen

Dalam pelayanan kesehatan, hasil mungkin tidak selalu seperti apa yang diharapkan atau diinginkan, namun standar struktur dan proses yang baik akan menunjukkan sejauh mana kemungkinan pencapaian outcomse atau hasil yang diharapkan. Outcomes adalah hasil yang dicapai melalui penentuan dan melengkapi proses. Outcomes ditulis untuk setiap prosedur,  pedoman praktek dan rencana.



KETENTUAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DAN PROTAP



Ada 4 Ketentuan Standar
  1. Harus tertulis dan dapat diterima pada suatu tingkat praktek, mudah dimengerti oleh para pelaksananya.
  2. Mengandung komponen struktur (peraturan-peraturan), proses (tindakan/actions) dan hasil (outcomes). Standar struktur menjelaskan peraturan, kebijakan fasilitas dan lainnya. Proses standar menjelaskan dengan cara bagaimana suatu pelayanan dilakukan dan outcome standar menjelaskan hasil dari dua komponen lainnya.
  3. Standar dibuat berorientasi pada pelanggan, staf dan sistem dalam organosasi. Pernyataan standar mengandung apa yang diberikan kepada pelanggan/pasen, bagaimana staf berfungsi atau bertindak dan bagaimana sistem berjalan. Ketiga komponen tersebut harus berhubungan dan terintegrasi. Standar tidak akan berfungsi bila kemampuan atau jumlah staf tidak memadai.
  4. Standar harus disetujui atau disahkan oleh yang berwenang. Sekali standar telah dibuat, berarti sebagian pekerjaan telah dapat diselesaikan dan sebagian lagi adalah mengembangkannya melalui pemahaman (desiminasi). Komitmen yang tinggi terhadap kinerja prima melalui penerapan-penerapannya  secara konsisten untuk tercapainya tingkat mutu yang tinggi.