Showing posts with label standar operasional prosedure keperawatan. Show all posts
Showing posts with label standar operasional prosedure keperawatan. Show all posts

Thursday, October 23, 2014

Penulisan Standar Keperawatan dan Kebidanan




Berikut ini  adalah langkah praktis merancang standar:
  1. Apabila menulis satu standar mulailah dengan pernyataan standar.
  2. Identifikasi kriteria outcomes dalam bentuk pertanyaan, siap untuk dimonitor.
  3. Identifikasi proses yang dibutuhkan untuk mencapai outcomes (apa yang harus dikerjakan).
  4. Identifikasi struktur (apa yang dibutuhkan untuk melaksanakan proses untuk mencapai outcomes).
  5. Ringkaskan, identifikasi kriteria kunci, sebagai kelompok profesional yang senantiasa bekerja sama, oleh karena itu kriteria proses tidak perlu dikembangkan dalam buku prosedur (SOP).
  6. Gunakanlan kata-kata yang dapat diukur, contoh; anda tidak dapat mengukur  ‘kemungkinan’, ‘mengerti’, ‘tepat’.  Anda perlu mengidentifikasi kata yang berarti dalam istilah pengukuran.
  7. Mengecek bahwa outcomes mengukur pernyataan standar.
  8. Keterlibatan tim multidisiplin dalam menyusun standar.
  9. Monitoring standar harus bagian dari evaluasi asuhan pasen.
  10. Standar harus merefleksi kepada asuhan spesifik yang diperlukan pasen.
  11. Standar harus menjadi bagian sistem yang mudah dicapai, kemudian diperbaiki dalam beberapa bulan untuk mengecek konsistensi pencapaian à   Standar baru harus dipelihara untuk meningkatkan kinerja à  standar sebaiknya diletakkan dalam rak buku di ruangan.

Thursday, October 2, 2014

KUMPULAN PROTAP KEPERAWATAN

Daftar protap keperawatan :


  1. Pengukuran suhu
  2. Pemeriksaan denyut
  3. Pemeriksaan pernafasan
  4. Pemeriksaan tekanan darah
  5. Menyiapkan tempat tidur terbuka dan tertutup
  6. Merawat kulit pada daerah tertekan
  7. Merawat rambut
  8. Merawat gigi dan mulut
  9. Merawat kuku
  10. Melakukan higiene vulva
  11. Memandikan pasien
    1. kateter nasal
    2. kanul nasal
    3. masker oksigen
    1. drainage postural
    2. clapping dan vibrasi
  12. Melakukan penghisapan lendir
  13. Melakukan pemberian nutrisi melalui oral
  14. Melakukan pemberian nutrisi melalui pipa lambung
  15. Melakukan pemberian nutrisi parenteral
  16. Melakukan pemberian cairan melalui infus
  17. Melakukan tranfusi darah
  18. Menghitung balans cairan
  19. Memenuhi kebutuhan defekasi menggunakan pispot
  20. Memberikan huknah rendah
  21. Memberikan huknah tinggi
  22. Melakukan pemberian gliserin per rektal
  23. Mengevakuasi feses secara manual
  24. Memenuhi kebutuhan berkemih menggunakan urinal
  25. Melakukan kateterisasi perkemihan
    1. Pemasangan kateter perkemihan pria
    2. Pemasangan kateter perkemihan wanita
  26. Memasang kondom kateter
  27. Membantu pasien duduk ditempat tidur
  28. Mengatur posisi ditempat tidur
    1. posisi sim
    2. posisi trendelenberg
    3. posisi dorsal recumbent
    4. posisi genu pectoral (knee chest)
  29. Memindahkan pasien dari tempat tidur ke kursi roda
  30. Memindahkan pasien oleh dua/tiga perawat
  31. Membantu pasien berjalan
  32. Membantu pasien melakukan mobilisasi (latihan rentang gerak)
    1. Fleksi dan ekstensi pergelangan tangan
    2. Fleksi dan ekstensi siku
    3. Pronasi dan supinasi lengan bawah
    4. Abduksi dan adduksi bahu
    5. Rotasi bahu
    6. Fleksi dan ekstensi jari-jari
    7. Infersi dan effersi kaki
    8. Fleksi dan ekstensi pergelangan kaki
    9. Fleksi dan ekstensi lutut
    10. Rotasi pangkal paha
    11. Abduksi dan adduksi pangkal paha
  33. Melakukan teknis masase
  34. Melakukan kompres panas basah
  35. Melakukan kompres dingin basah
  36. Melakukan rendam secara benar
    1. Rendam tangan dan kaki
    2. Rendam gluteal
    3. Rendam seluruh bagian tubuh
  37. Mencuci tangan dengan benar
    1. Mencuci tangan biasa
    2. Mencuci tangan dengan desinfektas
    3. Mencuci tangan steril
  38. Menggunakan sarung tangan
  39. Menggunakan masker
  40. Perawatan luka
  41. Perawatan luka dekubitus
  42. Pembalutan
  43. Pemberian obat:
    1. Pemberian obat melalui oral
    2. Pemberian obat melalui intracutan
    3. Pemberian obat melalui subcutan
    4. Pemberian obat melalui intra vena langsung
    5. Pemberian obat melalui wadah cairan intra vena
    6. Pemberian obat melalui intramuskular
    7. Pemberian obat melalui anus/rektum
    8. Pemberian obat melalui vagina
    9. Pemberian obat topikal: pada kulit
    10. Pemberian obat topikal: pada mata
    11. Pemberian obat topikal: pada telinga
    12. Pemberian obat topikal: pada hidung
  44. Prosedur dan pemeriksaan khusus:
    1. Pengambilan sampel darah vena untuk pemeriksaan
    2. Pengambilan sampel darah arteri untuk pemeriksaan
    3. Pemeriksaan hemoglobin cara sahli
    4. Pemeriksaan golongan darah dengan kacva obyek